Semangat Menuntut Ilmu

Ilmu bukan ditunggu, tapi diraih dengan berbagai cara, meskipun berkeringan dan terseok seok

Namsam Seoul Tower

Training Network Yang Melelahkan Dilanjut Refresing keliling Seoul dan Sewon Korea Selatan

GeNAM Mendesak Gubernur DKI Melarang Minimarket Jual Miras

Berbagai element pemerintah dan masyarakat diajak untuk melawan miras untuk Menyelamatkan Generasi

Rihlah Adalah Seni Memperkuat Ruhiah

Jalan jalan Bersama Keluarga Mencari Keindahan Alam Ciptaan Allah

Rabu, 11 Maret 2015

Sejarah Singkat Teknologi Selular


Indonesia dalam menerapkan teknologi telekomuniskasi termasuk cepat, meskipun agak tertinggal dari negara lain heheheh, namun demikian teknologi telekomunikasi harus didukung masyarakat dan pemerintah. bagaimana mungkin perusahaan telekomunikasi mempunya teknologi hebat tapi warganya tidak butuh dan tidak menggunakan. oleh sebab itu bertahap dilakukan di Indonesia.

Berikut sejarah perkembangan teknologi selular yang akhirnya masuk ke Indonesia:
  • Generasi Pertama: hampir seluruh sistem pada generasi ini merupakan sistem analog dengan kecepatan rendah (low-speed) dan suara sebagai objek utama. Contoh: NMT (Nordic Mobile Telephone) dan AMPS (Analog Mobile Phone System). Generasi ini saya ikut membangun bersama operator.
  • Generasi Kedua: dijadikan standar komersial dengan format digital, kecepatan rendah – menengah. Contoh: GSM dan CDMA2000 1xRTT. Dalam Generasi ini saya ikut berjibaku bersama operator juga
  • Generasi Ketiga: digital, mampu mentransfer data dengan kecepatan tinggi (high-speed) dan aplikasi multimedia, untuk pita lebar (broadband). Contoh: W-CDMA (atau dikenal juga dengan UMTS) dan CDMA2000 1xEV-DO. Ini juga menjadi pengalaman terindah karena ikut bergabung bersama operator
  • Generasi Keempat: Ini Teknologi selular yang kita semua sedang menuju kesana

Secara sederhana, dapat diartikan bahwa teknologi 1G adalah telepon analog / PSTN yang menggunakan seluler. Sementara teknologi 2G, 2.5G, dan 3G merupakan ISDN.

Antara generasi kedua dan generasi ketiga, sering disisipkan Generasi 2,5 yaitu digital, kecepatan menengah (hingga 150 Kbps). Teknologi yang masuk kategori 2,5 G adalah layanan berbasis data seperti GPRS (General Packet Radio Service) dan EDGE (Enhance Data rate for GSM Evolution) pada domain GSM dan PDN (Packet Data Network) pada domain CDMA.

Sebelum 4G, High-Speed Downlink Packet Access (HSDPA) yang kadangkala disebut sebagai teknologi 3,5G telah dikembangkan oleh WCDMA sama seperti EV-DO mengembangkan CDMA2000. HSDPA adalah sebuah protokol telepon genggam yang memberikan jalur evolusi untuk jaringan Universal Mobile Telecommunications System (UMTS) yang akan dapat memberikan kapasitas data yang lebih besar (sampai 14,4 Mbit/detik).



* berbagai sumber dan wikipedia

Singkat Tentang LTE


Seiring waktu peralihan AMPS dengan band 800 MHZ bermigrasi menjadi CDMA, kecepatan data pun luar biasa cepat pada saat itu, akhirnya kebutuhan masyarakat saat ini selain voice dan sms adalah kebutuhan data. tinggi banget demandnya … ya gitu deh membuat seluruh operator menjual data, pelanggan bebas memilih. Saat ini masuk ke “surga” data, kecepatan menjadi incaran para pelanggan, maka sangat tepat jika operator bermain di LTE.





Device Factory di China ini membuat berbagai Jenis dan Type Handset GSM, CDMA, LTE





Sekilas Tentang LTE, Sistem 4G menyediakan solusi IP yang komprehensif dimana suara, data, dan arus Data dapat sampai kepada pengguna kapan saja dan dimana saja, pada rata-rata data lebih tinggi dari generasi sebelumnya. Bagaimanapun, terdapat beberapa pendapat yang ditujukan untuk 4G, yakni: 4G akan merupakan sistem berbasis IP terintegrasi penuh. Ini akan dicapai setelah teknologi kabel dan nirkabel dapat dikonversikan dan mampu menghasilkan kecepatan 100Mb/detik dan 1Gb/detik baik dalam maupun luar ruang dengan kualitas premium dan keamanan tinggi.

4G akan menawarkan segala jenis layanan dengan harga yang terjangkau. Setiap handset 4G akan langsung mempunyai nomor IP v6 dilengkapi dengan kemampuan untuk berinteraksi internet telephony yang berbasis Session Initiation Protocol (SIP). Semua jenis radio transmisi seperti GSM, TDMA, EDGE, CDMA 2G, 2.5G akan dapat digunakan, dan dapat berintegrasi dengan mudah dengan radio yang di operasikan tanpa lisensi seperti IEEE 802.11 di frekuensi 2.4 GHz & 5-5.8Ghz, bluetooth dan selular. Integrasi voice dan data dalam channel yang sama. Integrasi voice dan data aplikasi SIP-enabled.

Oh iya sebelum melangkah jauh ke  LTE, tau gak siapa penemunya? yang mempunyai hak paten Generasi 4 ini adalah orang Indonesia asal Kediri, namanya Prof. Dr. Khoirul Anwar, Ia telah menemukan teknik transmisi wireless dengan dua buah fast Fourirer transform (FFT), yaitu FFT kecil dan (I)FFT besar (dua pada transmitter dan dua pada receiver). Teknik ini mendapatkan penghargaan pada Januari 2006 dari IEEE Radio and Wireless Symposium (RWS) tahun 2006, di California dan menjadi standard international telecommunication union (ITU), ITU-R S.1878 and ITU-R S.2173.
Teknologi ini (beserta modifikasinya untuk multiple access) menjadi basis dari single carrier frequency division multiple access (SC-FDMA) yang dipakai pada uplink 4G LTE.
Keuntungan dari penggunaan dua FFT tersebut adalah:
(1) mampu meminimalkan dinamic range power sehingga efisien dan tahan terhadap nonlinearity pada amplifier
(2) untuk mendapatkan efek frequency diversity (karena FFT kecil/pertama melakukan "spreading" atau redundansi yang disebar ke seluruh subcarrier di (I)FFT besar/kedua) sehingga memiminalkan error pada penerima.

Teknik ini sangat bermanfaat untuk sistem komunikasi broadband yang disertai dengan channel coding (karena efek broadband menyebabkan terjadinya frequency selectivity yang baru bisa diambil manfaatnya dengan menggunakan channel coding). Teknik ini telah dipatenkan tahun 2005 dengan mendapatkan full support (dana) dari pemerintah Jepang.


*berbagai sumber

Kamis, 05 Maret 2015

Menyoal "Nenek Lu", Mungkin Lu Yang Belum Ngitung

Menyoal berita "Pemahaman Nenek Lu" atas tulisan tangan Ahok yang katanya bernilai 8,8 Trilyun ternyata terlalu lebay jika tidak bisa dibilang bohong, pasalnya hanya menggaris bawahi Program Pemahaman SK Gubernur 168/2014
lihat info lebaynya:
http://megapolitan.kompas.com/read/2015/02/11/16335511/Ahok.Anggaran.Nenek.Lu.Rp.8.8.Triliun.



Kalau kita cek data itu, satu Kecamatan di bajet 100jt untuk biaya sosialisasi. Di DKI Jakarta saat ini ada 44 Kecamatan, sehingga total bajet Sosialisasi Pemahaman Pergub sebesar 4,4 Milyar, bedakan dengan 8,8 Trilyun. bukan hanya beda, tapi sangat jauh bedanya bro kompas.

Kenapa pergub perlu sosialisasi?,
Ternyata pergub baru ini mengatur hal2 baru tentang mekanisme RT dan RW, yang saat ini masih gunakan SK Nomor 36 tahun 2001. apa bedanya mulai dari pemilihan, struktur, tanggung jawab, meniadakan tandatangan di Kartu keluarga, dll.

Sosialisasi ini tidak dilakukan oleh DPRD, tetapi oleh pemda lewat perangkat Kecamatan sampai Kelurahan: 
Sosialisasi Pergub RT RW di Kelurahan Cempaka Putih
Kelapa Gading adakan Sosialisasi Pergub RT RW

Siapa sih yang mengusulkan sosialisasi?
Sejak November 2014, banyak RT/RW menanyakan ke LMK dan Kelurahan tentang Pergub ini,
keinginan sosialisasi merupakan masukan dari warga, khususnya RT dan RW. dari usulan warga bersifat bottom up ini dimasukkan ke kelurahan atau kecamatan kemudian dibawa ke struktur diatasnya, kemudian dijadwal dan dianggarkan.
http://www.siagaindonesia.com/2014/12/kabag-tata-pemerintahan-jakarta-timur-kurang-sosialisasi-pergub-dki-no-1682014-soal-rtrw
http://www.siagaindonesia.com/2015/03/pergub-dki-jakarta-no-1682014-menjadi-tolok-ukur-kinerja-lurah
Apakah salah jika Kelurahan dan Kecamatan mengajukan anggaran sosialisasi Pergub?
kita lihat anggarannya yuk...

Ini tentang Jumlah Kecamatan dan Kelurahan, sebagai gambaran kita untuk sedikit bersifat objectif.
http://data.go.id/dataset/jumlah-kecamatan-kelurahan-rw-rt-dan-kk-di-dki-jakarta

Jumlahnya berbeda setiap Kecamatan, ada yang punya 4 s/d 11 Kelurahan, yang terbanyak sekitar 7 Kelurahan. Sebagai contoh kita gunakan pembagi 7 kelurahan.
Jika perkecamatan di bajet 100juta, maka dibagi 7 kelurahan, masing-masing kelurahan mendapat 14,2 Juta rupiah untuk biaya Sosialisasi.
Untuk rata-rata satu Kelurahan mempunyai 11 RW, maka jika 14.2Juta dibagi rata masing-masing RW, hasilnya mendapat 1.2juta untuk sosialisasi pergub per RW.

Per RW di Jakarta ini masing-masing punya sekitar 12 RT, maka 1.2Juta dibagi perketua RT maka hasilnya 100rb untuk anggaran sosialiasi per RT

Mungkin ini latar belakang kenapa setiap kecamatan di bajet 100juta, mereka menganggarkan sesuai jumlah RT dengan bajet sebesar 100rb/peserta setiap RT

Kembali ke angkat 14.2 Juta Perkelurahan
Jika sosialisasi diadakan di puncak, dengan anggaran biaya 14,2 Juta perkelurahan pasti tidak cukup, karena ada ratusan ketua RT dan belasan ketua RW, perlu sewa mobil, sewa villa, konsumsi, dll.
Jika sosialisasi di adakan di rumah makan/restoran, anggaran 14,2 juta perkelurahan juga sangat tipis, bahkan kurang, paket restoran termurah @120rb. lurah bisa nombok

Agar hemat, anggaran 14,2jt untuk sosialisasi  diadakan di aula kelurahan, hanya siapkan konsumsi, alat tulis, dan uang tranasport ketua RT yg hadir, misalnya 50rb cukup lah.
Selanjutnya setelah acara, tugas panitia sosialisasi menyusun laporan pertanggung jawaban beserta bukti2 kwitansi. Ahok harus tau nih.

Atau coba lihat Kecamatan tanjung Priok ada 103 RW dan 1268 RT, total ada 1371 kepala, jika anggaran tersedia 100juta, maka biaya sosialisasi 100juta dibagi 1371 dihitung sekitar 72rb/kepala.

Apakah biaya sosialisasi fungsi peran RT dan RW dalam pergub 168/2014 tidak wajar? 
maka kita sendiri yang menilainya
tapi menurut Ahok tidak wajar, makanya ditulis "Pemahaman Nenek Lu"
tapi kayaknya Gubernur kita yang gagal paham.

Ooh ini, ini sebagai contoh tahun 2013, para ketua RT/RW ada sosialisasi Program Jakarta Baru
http://rw012maja.blogspot.com/2013/04/kepala-kelurahan-malaka-jaya-adakan.html


silahkan download pedoman RT RT yang lama:
https://www.scribd.com/doc/47523436/SK-GUB-NO-36-TAHUN-2001PEDOMAN-RT-DAN-RW

Ini berlembar lembar kisi kisi tentang PERATURAN GUBERNUR PROVINSI DAERAH KHUSUS IBUKOTA JAKARTA NOMOR 168 TAHUN 2014 TENTANG PEDOMAN RUKUN TETANGGA DAN RUKUN WARGA
http://www.suhermantomuiss.com/343884190

@bayprio

Selasa, 03 Maret 2015

Android 5.0 Lollipop (API level 21)


  • Desain antarmuka (tampilan) yang dinamakan "Material Design".
  • 64-bit ART compiler
  • Project volta, yang berguna untuk meningkatkan daya hidup baterai 30% lebih tahan lama.
  • ‘factory reset protection’. Fitur ini berguna ketika smartphone hilang, ia tidak bisa direset ulang tanpa memasukkan id google dan kata sandi (password)

Android 4.4 KitKat (API level 19)



Google mengumumkan Android 4.4 KitKat (dinamai dengan izin dari Nestlé dan Hershey) pada 3 September 2013, dengan tanggal rilis 31 Oktober 2013. Sebelumnya, rilis berikutnya setelah Jelly Bean diperkirakan akan diberi nomor 5.0 dan dinamai 'Key Lime Pie

Android 4.4 KitKat (API level 19)

  • Pembaruan antarmuka dengan bar status dan navigasi transparan pada layar depan.
  • Optimasi kinerja pada perangkat dengan spesifikasi yang lebih rendah
  • Kerangka kerja pencetakan
  • NFC Host Card Emulation sebagai emulator kartu pintar
  • WebViews berbasis Chromium
  • Perluasan fungsionalitas bagi layanan pendengar notifikasi
  • API umum untuk mengembangkan dan mengelola klien pesan teks, kemampuan untuk menentukan aplikasi SMS standar.
  • Kerangka kerja baru untuk transisi UI
  • Kerangka kerja akses penyimpanan untuk mengambil konten dan dokumen dari sumber lain
  • Sensor batching, Step Detector, dan Counter API
  • Peningkatan tampilan mode layar penuh, tombol perangkat lunak dan status bar bisa diakses dari tepi dengan cara menggesek
  • Penyeimbang audio, pemantauan audio, dan peningkatan suara audio
  • Perekam aktivitas layar yang terintegrasi
  • Inframerah
  • Peningkatan aksesibilitas API
  • Mesin virtual eksperimental baru, ART
  • Dukungan Bluetooth Message Access Profile (MAP)

Android 4.3 Jelly Bean (API level 18)

Google merilis Jelly Bean 4.3 pada 24 Juli 2013 di San Francisco. Kebanyakan perangkat Nexus menerima pembaruan dengan segera. Nexus 7 generasi kedua adalah perangkat pertama yang menggunakan sistem operasi ini.[106] Sebuah pembaruan minor dirilis pada tanggal 22 Agustus 2013


Android ini teknologi smart bluetooth yang membuat bluetooth aktif tanpa menguras baterai, Mendukung Open GL ES 3.0, performa grafis yang lebih bagus dan realistis. kecepatan kinerja yang luar biasa cepat serta grafis memukau atau lebih halus